DEPOK – Sebanyak 106 mahasiswa Universitas Islam Depok (UID) telah resmi menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Para mahasiswa tersebut sukses melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat yang tersebar di beberapa titik di Kota Depok, meliputi wilayah Cipatung, Cipayung Jaya, dan Tapos.
Mahasiswa yang terjun dalam program KKN kali ini berasal dari lintas program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan Hukum Keluarga Islam (HKI). Keberagaman latar belakang keilmuan ini memungkinkan para mahasiswa untuk menghadirkan program kerja yang komprehensif dan tepat sasaran bagi masyarakat setempat.
Selama periode KKN, keseratus enam mahasiswa tersebut membaur bersama warga dan berfokus pada berbagai sektor penting. Kolaborasi lintas prodi ini menghasilkan berbagai inisiatif, mulai dari pendampingan kegiatan keagamaan, pengembangan administrasi pendidikan di lingkungan warga, hingga penyuluhan terkait hukum ekonomi dan hukum keluarga berbasis syariah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Cipatung, Cipayung Jaya, dan Tapos.
Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Depok, program KKN ini dirancang tidak hanya sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga sebagai wujud nyata tridarma perguruan tinggi. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan solusi praktis sekaligus memberdayakan potensi lokal yang ada di wilayah Depok.
Penutupan KKN ini disambut baik oleh aparat wilayah dan tokoh masyarakat setempat yang mengapresiasi dedikasi serta kontribusi positif dari para mahasiswa UID. Ke depannya, sinergi antara Universitas Islam Depok dan masyarakat Kota Depok diharapkan dapat terus terjalin untuk mewujudkan pembangunan lingkungan yang lebih baik dan religius.